Keagungan Al-Qur’an

Keagungan Al-Qur'an. Al Qur’an adalah Kitab Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW, mengandung hal-hal yang berhubungan dengan keimanan, filsafat, ilmu pengetahuan, kisah-kisah dan peraturan-peraturan yang mengatur tingkah laku manusia, tata hidup manusia baik sebagai manusia individu atau makhluk sosial, sehingga hidup bahagia di Dunia maupun Akherat. Itu semua dikarenakan Al Qur’an memiliki keagungan yang luar biasa.


Berikut di antaranya keagungan Al-Qur'an :

Al Qur’an merupakan Mu’jizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW

Mu’jizat adalah sesuatu yang luar biasa, dimana manusia tidak dapat membuatnya, karena hal tersebut diluar kemampuannya. Mu’jizat hanya diberikan kepada Nabi untuk menguatkan kenabian serta kerasulannya.Setiap Nabi pasti diberi mu’jizat, akan tetapi mu’jizat itu hilang bersamaan dengan kematiannya. Lain halnya dengan Al qur’an merupakan hujjah yang kekal sepanjang masa, keajaibannya tidak pernah habis.

Allah berfirman
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدۡ جَآءَكُم بُرۡهَٰنٞ مِّن رَّبِّكُمۡ وَأَنزَلۡنَآ إِلَيۡكُمۡ نُورٗا مُّبِينٗا

“Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu bukti kebenaran dari tuhanmu, (Muhammad dengan mu’jizatnya) dan telah kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang”. (An nisa’: 174).

Ditulis di Mushaf dan diriwayatkan secara mutawatir

Pada permulaan Islam bangsa Arab adalah suatu bangsa yang buta huruf. sedikit di antara mereka yang dapat membaca dan menulis. Diantaranya adalah Ali bin Abi Tholib, Utsman bin Affan, Ubay bin Ka’ab, Zaid bin Tsabit dan Muawiyah. Kendati demikian mereka memiliki daya ingat yang sangat kuat. Tiap ayat Al Qur’an yang turun beliau memerintahkan untuk menghafal dan dituliskan di batu, kulit binatang, pelepah korma dan apa saja media yang dapat digunakan untuk menuliskan ayat-ayat. Kemutawatiran Al Qur’an mulai dari diturunkan kepada Nabi Muhammad kemudian pada masa abubakar dan umar walaupun pada waktu itu terjadi berbagai macam ketegangan tentang kepunahan Al Qur’an di sebabkan gugurnya 70 huffadz di perang yamamah hingga muncul ide cemerlang dari Umar. Hingga sampailah pada masa Khalifah Utsman bin Affan dimulailah penulisan Al Qur’an dalam satu bahasa Qurais setelah terjadi berbagai macam peristiwa yang mengancam persatuan ummat disebabkan cara pengucapan yang berbeda maka dibentuklah mushaf utsmani atau mushaf imam yang mempersatukan seluruh ummat. Dari ketelitian para sahabat dalam menuliskan Al Qur’an inilah membuktikan bahwa Al Qur’an memiliki kemutawatiran yang teruji serta keagungan yang tinggi.

Membacanya ialah ibadah

Salah satu keagungan dari Al Qur’an ialah membacanya bernilai ibadah serta pahala, sebagaimana hadits nabi:

“Perumpamaan orang muslim yang membaca Al Qur’an adalah seperti buah utrujjah, baunya wangi dan rasanya manis, perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al Qur’an ibarat buah kurma yang rasanya manis tapi tidak beraroma’ perumpamaan orang munafiq yang membaca Al Qur’an ibarat Roihanah, beraroma wangi tapi rasanya pahit, dan perumpamaan orang munafiq yang tidak membaca Al Qur’an ibarat buah handzolah yang berbau dan rasanya pahit. (HR. Bukhori dan Muslim).

Al Qur’an memiliki kemurnian

Adapun keagungan Al Qur’an yang lain ialah bahwa Al Qur’an memiliki kemurnian mulai diturunkannya kepada Nabi Muhammad hingga datangnya hari kiamat. Walaupun ada di antara manusia yang ingin menyelewengkan atau merubah kemurniannya. Sebagaimana firman Allah:


وَإِن كُنتُمۡ فِي رَيۡبٖ مِّمَّا نَزَّلۡنَا عَلَىٰ عَبۡدِنَا فَأۡتُواْ بِسُورَةٖ مِّن مِّثۡلِهِۦ وَٱدۡعُواْ شُهَدَآءَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ إِن كُنتُمۡ صَٰدِقِينَ ٢٣
   
“Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al Qur’an yang kami wahyukan kepada hamba kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal dengan Al Qur’an, dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu memang orang yang benar. (Al Baqarah: 23).

Al Qur’an menerangkan fakta-fakta ilmiyah

Di dalam Al Qur’an terdapat fakta-fakta ilmiyah yang tidak mungkin diketahui oleh orang arab di masa itu. Tetapi fakta-fakta itu dijelaskan dengan tepat dan sekarang diakui kebenarannya, salah satunya ialah firman Allah:

“Dan apakah orang-orang kafir tidak mengetahui bahwasannya langit dan bumi itu dahulu keduanya adalah sesuatu yang padu, kemudian kami pisahkan antara keduanya”.(Al Anbiya’: 30)


أَوَ لَمۡ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ كَانَتَا رَتۡقٗا فَفَتَقۡنَٰهُمَاۖ وَجَعَلۡنَا مِنَ ٱلۡمَآءِ كُلَّ شَيۡءٍ حَيٍّۚ أَفَلَا يُؤۡمِنُونَ ٣٠
  
Ayat tersebut sesuai teori yang dikemukakan oleh ahli astronomi Belgia yang bernama Georges Lemaitre, yang terkenal dengan teori Big bang atau Teori Ledakan Besar. Dan masih banyak lagi fakta-fakta ilmiyah yang di khabarkan oleh Al Qur’an 1.400 tahun yang lalu telah di buktikan hari ini, adapun semuanya ini adalah bagian dari keagungan, kemuliaan serta bukti kebenaran Al Qur’an.

Demikianlah beberapa di antara keagungan Al-Qur'an. Tentunya masih banyak lagi keagungan-keagungan lainnya yang senantiasa membuat manusia takjub jika mempelajarinya.

ditulis oleh : Jundullah Al-Haqqoni

No comments:

Post a Comment